Tampilkan postingan dengan label gaya arsitektur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gaya arsitektur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 November 2014

9 Tips rumah yang benar-benar 'minimalis'


astudioarchitect.com Barangkali Anda sudah tak asing lagi dengan kata 'minimalis' untuk desain sebuah hunian. Kata ini mewakili gaya arsitektur yang kerap dipakai untuk menunjukkan kesan bersih dan modern. Tapi apakah sebenarnya esensi pengertian sebenarnya dari minimalis? Sebenarnya ini bukan hanya gaya desain, tapi gaya hidup. Untuk mewujudkannya diperlukan juga perubahan pola pikir, sulitkah? Barangkali diri kita sendiri yang menilainya. Bila dapur selama ini terlihat banyak barang, panci, piring hiasan, kotak penyimpan dan sebagainya ada diatas kabinet dapur, mungkin dapur seperti ini belum bisa dikategorikan dapur rumah minimalis. Lantas apakah jenis dapur yang terlihat bersih dari berbagai barang akan membuat kenyamanan atau bertambahnya perasaan senang?

images via flickr

Sabtu, 29 Maret 2014

Rumah gaya 'Mediterania dan Klasik' kurang sesuai di Indonesia



astudioarchitect.com Dulu sekali, saya pernah menulis buku pada tahun 2006-2007, yang isinya tentang gaya arsitektur mediterania. Jenis gaya ini banyak dipakai di rumah-rumah mewah yang biasanya ada pembantu untuk membersihkannya, kalau tidak penghuninya biasanya kewalahan untuk urusan bersih-bersih. Pada waktu itu buku-buku tentang rumah tinggal dan majalah seperti Asri, Laras dan Idea masih banyak dihiasi oleh gaya arsitektur Mediterania dan klasik ini. Ini tidak mengherankan, dan saya menangkap pada waktu itu bahwa ini merupakan tren yang sepertinya patut untuk dibahas dalam buku. Hingga kini kita masih banyak menemukan rumah dengan gaya mediterania atau klasik yang kental. Belakangan dan setelah itu saya sadar bahwa gaya ini kurang pas di Indonesia. Tapi untungnya buku saya waktu itu lebih ke deskripsi gaya saja bukan mengantarkan saya jadi salah satu arsitek dengan style yang sudah ketinggalan jaman ini. Banyak klien bahkan sering yang mereferensikan gaya mediterania yang asli dari 'sono'nya kepada saya via contoh-contoh foto ketika akan mendesain, semuanya saya tampung dan saya pikirkan lagi ketika akan mendesain, paling tidak kaidahnya terhadap hujan dan panas harus sesuai.

Rabu, 07 November 2012

Foto-foto bangunan lama Belanda di Indonesia / Pictures of old Dutch Colonial buildings in Indonesia



astudioarchitect.com Artikel ini berisi beberapa foto yang menggambarkan suasana arsitektur jaman kolonial Belanda, dimana terdapat banyak aksen arsitektural yang barangkali menarik bagi Anda yang ingin tahu. Arsitektur kolonial Belanda sudah menjadi bagian dari kebudayaan arsitektur rumah tinggal dinegeri kita ini, dan banyak bangunan kolonial masih bertahan hingga sekarang. Untuk grup bangunan kolonial Indonesia di facebook, silahkan grup facebook 'Bangunan Kolonial Kota2 Indonesia'.

This article contains several photos depicting architectural atmosphere of the Dutch colonial era in Indonesia, where there are many architectural accents that might appeal to those who want to know. Dutch colonial architecture has become part of the culture of residential architecture in our country, and many colonial buildings still survive today. For Indonesia's colonial buildings group on facebook, please join facebook group 'Bangunan Kolonial Kota2 Indonesia'.

Foto atas: English: The bus station at Taman Fatahillah
Nederlands: Dia. Busstation op Taman Fatahillah in Jakarta Kota. Op de achtergrond staat het voormalige Paleis van Justitie (Raad van Justitie) uit de koloniale tijd. Tegenwoordig is in dit gebouw het Museum Seni Rupa dan Keramik (Balai Seni Rupa) gevestigd.. Het busstation op Taman Fatahillah
Tropenmuseum of the Royal Tropical Institute (KIT) [CC-BY-SA-3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0)], via Wikimedia Commons

Sabtu, 02 Juni 2012

Bentuk-bentuk bangunan Joglo Jawa



astudioarchitect.com Rumah Joglo termasuk jenis rumah tradisional Jawa yang merupakan bangunan untuk kalangan yang terpandang (jenis joglo yang bahan kayunya banyak). Pada jaman dahulu di Jawa, orang membangun dengan batu seperti di candi-candi, namun karena ketersediaan kayu yang cukup, maka membuat bangunan dari kayu. Evolusi bentukan bangunan sampai pada jenis bangunan Joglo ini di tanah Jawa. Pada jaman kayu masih banyak, biasanya joglo menggunakan jenis kayu Jati yang sangat baik kualitasnya. Setelah kayu menghilang karena banyak orang menggunakan Jati Jawa, maka lambat laun di Jawa makin banyak menggunakan kayu Kalimantan, namun kurang pas dengan aturan Jawa bila digunakan pada bangunan Joglo karena aslinya selalu harus ada peraturan khusus tentang bagian kayu yang bisa digunakan di bangunan Joglo. Pada artikel ini dimuat tentang bentuk-bentuk bangunan Joglo yang didapatkan dari buku "Joglo, Arsitektur Rumah Tradisional Jawa", karangan R. Ismunandar K.

Kamis, 12 Januari 2012

Desain kafe gaya kolonial




astudioarchitect.com Desain kafe ini merupakan desain renovasi untuk sebuah bangunan tua di kota Batu Malang, yang mengambil banyak kosakata arsitektural dari arsitektur kolonial Belanda. Bangunan lama sebenarnya bukan berasal dari bangunan jaman penjajahan Belanda, melainkan bangunan tahun 50an dimana teknisi bangunan masih mengadaptasi dengan baik teknik bangunan jaman penjajahan Belanda. Desain kafe dimaksudkan untuk membawa atmosfer arsitektur kolonial yang diperkuat dengan berbagai aspek estetikanya. 

Kamis, 07 Oktober 2010

Gaya Art Deco untuk Bangunan

Salah satu bangunan bergaya Art Deco di Miami.
astudioarchitect.com Art Deco adalah sebuah gaya arsitektur yang berkembang sekitar tahun 20an-30an, dimana gaya ini sangat memperhatikan detail ornamentasi bangunan. Art Deco banyak digunakan oleh arsitek Belanda di Indonesia pada masa penjajahan yang akhir disekitar tahun 30-40an tersebut dengan memasukkan banyak dekorasi dari seni Art Deco yang merupakan kumpulan dari berbagai seni ornamen dari seluruh dunia yang diadaptasi menjadi gaya arsitektur ornamentatif Art Deco. Beberapa pertanyaan tentang arsitektur Art Deco diberikan oleh wartawan koran Sindo beberapa waktu pada saya. Pertanyaan ini tentunya disesuaikan dengan konteks arsitektur untuk rumah tinggal sebagai bahan dari artikel di Koran Sindo.

Kamis, 23 September 2010

Desain eksterior dan interior rumah dengan tema warna putih

astudioarchitect.com Warna putih bila diaplikasikan pada tampilan eksterior (luar) bangunan rumah akan sangat dominan, sehingga efek kaku dan dingin begitu terasa. Rumah yang berwarna putih sekali tidak direkomendasikan untuk eksterior rumah, karena bila panas matahari menimpa ia akan terlihat terlalu cemerlang dan menyilaukan. Warna putih bisa diaplikasikan pada tampilan depan rumah tapi tidak semuanya warna putih, mungkin bisa digabungkan dengan warna abu-abu, krem, atau warna material seperti warna kayu dan batu alam. Warna apapun terlihat berbeda bila disandingkan dengan warna putih. Terutama warna hitam yang bisa ddapatkan dari warna batu alam, bisa menetralisir warna putih agar tidak terlihat monoton. Selain itu warna putih bisa diaplikasikan ke bagian lain seperti kusen, kolom, lis profil, atau pada aksen material seperti batu tempel. 

Kamis, 01 Juli 2010

Gaya 'rustic' untuk rumah tinggal / Rustic style for house design


astudioarchitect.com Pertanyaan dan jawaban tentang gaya rustic ini diajukan oleh wartawan dari koran Seputar Indonesia pada saya beberapa waktu lalu. 1. Apa definisi dari gaya rustic? Rustic dalam bahasa Indonesia berarti 'berkarat' atau tua, dan memiliki tekstur yang kasar dan tidak difinishing dengan baik. Gaya rustic bisa diartikan sebagai gaya dalam desain arsitektur dan interior yang menitikberatkan pada kesan alami, dari material yang tidak difinishing atau dihaluskan, misalnya kayu, batu, logam, dan sebagainya.

Questions and answers about the rustic style was filed by a journalist from the newspaper Seputar Indonesia on me some time ago. 1. What is the definition of rustic style? Rustic in the Indonesian language means 'rusty' or old, and has a rough texture and is not finished to the good. Rustic style can be interpreted as a style in architecture and interior design which focuses on natural impression, from material that is not finished to or refined, such as wood, stone, metal, and so forth.

SILAHKAN CHATTING DENGAN ASISTEN ROBOT:

Maaf asisten masih dalam tahap pengembangan. Jadi tidak semua pertanyaan bisa dijawab. (ini merupakan chatbot)