JOIN US

Lowongan Kerja. Dibutuhkan asisten Arsitek. Pria. Domisili di Malang. Menguasai Sketchup tingkat lanjut dan dasar desain yang baik. Familiar dengan AutoCAD. Bisa bekerja serius dan fun, baik sendiri maupun dalam tim, komitmen, disiplin, bertanggung jawab, dapat bekerja dibawah tekanan. Silahkan kirimkan CV ke astudioarchitect.com@gmail.com

Sabtu, 20 September 2008

Batuan ekspos untuk gaya rumah Minimalis

24 Pebruari 2008 - Gaya rumah minimalis, yang sedang digandrungi saat ini, adalah termasuk gaya modern saduran dari luar negeri. Namun ternyata, di Indonesia kita sering mendapati gaya minimalis dipadukan dengan unsur-unsur 'lokal', seperti misalnya batuan ekspos. Yang dimaksud batuan ekspos adalah susunan batuan yang sengaja diperlihatkan melalui tampilan bangunan, misalnya batuan yang dipotong tipis-tipis dan ditata pada permukaan dinding bangunan. Umumnya batuan ekspos digunakan pada bagian eksterior bangunan (luar), meskipun banyak juga orang yang menyukai unsur batuan ini hadir didalam interior rumah. Banyak orang menyukai ide menggunakan batuan ekspos karena membuat rumah terasa lebih 'dingin', sejuk dan dekat dengan alam


Memandang batuan seperti ini, memang mengingatkan kita pada kesan alami dari alam yang sesungguhnya. Tak heran, karena batuan banyak ditemukan di sungai, tebing, pegunungan, sekitar air terjun, dan tempat-tempat alami lainnya. Ternyata, yang alami ini bisa juga dipadukan dengan unsur-unsur modern seperti kaca, tembok biasa dan bahan alami lain, seperti kayu. Tampilannya yang bersahaja, sekaligus memiliki karakter kuat, turut memberikan tampilan unik pada rumah tinggal maupun bangunan lainnya.

Khusus untuk desain rumah minimalis, terdapat beberapa pilihan batuan yang sering digunakan, antara lain batu andesit dan batu candi. Keduanya memiliki tekstur dan tampilan yang hampir sama, hanya saja batu andesit lebih kuat dan padat daripada batu candi, selain itu lebih mampu menahan tumbuhnya lumut.

Cara memasang batuan ini biasanya dipilih susunan yang segaris, untuk mendukung gaya minimalis yang digunakan. Tampilan bergaris-garis ini membentuk susunan seperti susunan bata. Adakalanya susunan batuan ekspos ini cukup inovatif, seperti susunan tidak rata, berselang-seling, dan sebagainya.


sumber gambar: http://images.lowes.com/general/b/brickpatio_patterns.jpg

Untuk memasang batuan ekspos ini pada rumah bergaya minimalis, sebaiknya kita memperhatikan jenis batu yang digunakan. Karena 'gaya minimalis' cukup banyak menggunakan warna-warna netral, maka warna batuan yang abu-abu cenderung hitam cukup sesuai dengan gaya ini. Batuan lain seperti batu paras dan palimanan, cukup sesuai digunakan untuk gaya arsitektur Mediterania, klasik atau etnik.

Jangan lupa memilih tukang yang berpengalaman untuk memasang batuan ekspos ini, karena pekerjaan ini menuntut keahlian dan ketelitian dalam memasangnya. Setelah dipasang, batuan ini bisa diberi coating, lapisan agar tampilan batuan lebih bagus dan mudah dibersihkan. Coating juga membuat batuan lebih tahan lumut. Pilihan coating yang tersedia adalah glossy (mengkilap), atau dove (buram). Perbedaan kilap atau buram ini terlihat dari kesan permukaan batuan yang cenderung memantulkan cahaya atau tidak.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...