Hello !

Minggu, 14 September 2008

Pemilihan warna ruangan

05 Januari 2008
Beberapa waktu lalu, sebuah koran ibukota mewawancarai saya.


Warna yang terang dapat menimbulkan perasaan ceria, sedangkan warna yang 'dingin' seperti finishing kayu ini dapat menimbulkan kesan dingin dan menenangkan. Bila dikombinasikan akan menimbulkan kesan bercampur. Sepanjang masih enak dilihat, akan memperindah ruangan.
Foto: Dok. astudio

1. Bagaimana tips memadu padankan warna untuk desain interior, terutama bagi kalangan profesional muda dan yang sudah berkeluarga? Bisa dijelaskan menurut gaya arsitektur rumah?

Tips untuk kalangan profesional muda yang berkeluarga, karena jiwa yang masih muda, maka disarankan untuk menggunakan gaya arsitektur yang sesuai dengan jiwa muda itu, misalnya gaya modern. Warna yang bisa digunakan juga warna-warna yang cenderung lebih berani, seperti warna-warna pastel kuning, merah, hijau. Warna dapat dipakai untuk menunjukkan berbagai kepribadian, seperti warna merah untuk keberanian, warna hijau untuk apresiasi terhadap alam, warna kuning untuk kesan sinar matahari yang hangat. Biasanya desainer interior diperlukan dalam desain dengan warna-warna berani, karena warna-warna ini agak sulit padu padannya. Bila ingin suasana yang lebih menyejukkan didalam rumah, bisa menggunakan warna-warna pastel turunan dari warna alam, seperti putih kehijauan, krem (turunan warna orange), dan dipadukan dengan warna asli bahan, seperti bahan kayu yang coklat atau bahan batuan dengan warna aslinya.

Bagi yang sudah berkeluarga, biasanya keinginan masing-masing anggota keluarga berlainan. Para orang tua biasanya menyukai warna-warna yang cenderung tenang, seperti krem, putih, coklat. Hal ini karena kepribadian mereka yang lebih matang dan menyukai rumah yang nyaman bagi seluruh keluarga.


Ruang tidur dengan paduan warna ceria dan warna netral. Furniture yang dominan warna coklat turut memberi kesan dingin dan eksklusif.
Foto: Dok. astudio

Anak-anak dan remaja biasanya memilih warna-warna yang berani dan penuh fantasi, yang tercermin dalam warna kamar tidur mereka. Mereka cenderung memilih warna yang sangat kuat, dalam warna aslinya, misalnya anak dan remaja laki-laki memilih aksen warna merah dengan gambar-gambar yang menunjukkan kepribadian mereka. Anak perempuan memilih aksen warna biru dengan kamar yang penuh boneka. Warna kuat bisa hadir tidak diseluruh ruangan, namun pada satu dinding saja, pada garis di dinding, atau aksen aksesoris ruangan.

2. Bagaimana tips untuk memilih dan memadukan warna untuk menyiasati ruang sempit?

Untuk menyiasati ruangan yang sempit, gunakan warna-warna yang terang, misalnya putih kehijauan, putih krem, broken white. Hal ini karena kesan lebih lega melihat warna cerah daripada warna gelap atau kusam. Warna gelap cenderung memperpendek kesan ruangan, jadi terlihat lebih sempit.


Warna-warna seperti putih, broken white, ivory seperti contoh ini dapat menimbulkan kesan luas pada rumah tinggal, sehingga cocok digunakan untuk rumah yang sempit.
Foto: dok. astudio

Demikian pula dengan furniture, usahakan untuk tidak menggunakan furniture yang besar-besar, karena memenuhi ruangan. Gunakan furniture kecil dan kompak, misalnya kursi-kursi dari frame besi stainless steel, atau kursi dari bahan resin tembus pandang (kursi kaca) yang cukup populer akhir-akhir ini. Pernik-pernik ruang juga diusahakan kecil dan langsing. Satu lagi, untuk memperluas kesan ruang, gunakan plafon yang tinggi, yang juga berguna untuk membuat ruangan lebih dingin.

3. Apakah gaya desain interior yang sedang populer tahun ini?

Tahun ini, gaya arsitektur yang masih populer adalah gaya minimalis, gaya tropis modern, dan gaya kontemporer yang berkembang. Rumah bergaya minimalis masih cukup diminati, terutama bagi mereka yang berjiwa muda. Gaya tropis modern banyak dipilih karena kesadaran masyarakat sudah lebih tinggi tentang rumah yang sehat dan peka terhadap iklim tropis. Gaya kontemporer adalah gaya yang cenderung berkembang tanpa terpengaruh dengan tren yang ada, karena keinginan untuk mengeksplorasi berbagai segi desain.


________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Rekomendasi artikel lain yang mungkin menarik untuk Anda: http://astudioimages.googlepages.com/probo-hindarto-astudio.jpg
Related Posts with Thumbnails