Sabtu, 06 Februari 2016

Material Semen untuk finishing dinding unik / Cement for unique wall finishing



astudioarchitect.com Material semen memang cukup dikenal sebagai material untuk struktur, penutup dinding yaitu Acian dan plesteran, maupun fungsi lainnya yang sifatnya bukan finishing. Nah dewasa ini juga digunakan sebagai material finishing yaitu material yang nantinya akan terlihat sebagai material utama oleh mata kita terutama pada bagian tembok batu dinding.

Cement material is well known as a material for structures, wall coverings, namely Acian (in Indonesia) or plastering, as well as other functions that are not just finishing. Nowodays it is also used as a finishing material, which is the material that will be seen as the main material visible to our eyes, especially the wall.




Bila semen digunakan untuk struktur rumah maka semen merupakan campuran untuk beton bersama dengan pasir, kerikil dan air. Material beton biasa digunakan untuk struktur pondasi, sloof, ring balok, balok maupun kolom. Demikian juga dengan dak beton yang pasti juga menggunakan material semen sebagai salah satu material utamanya.

semen juga digunakan untuk material pengisi antar Bata atau batako. Ketebalan untuk plesteran juga menggunakan material semen yang dicampur dengan pasir. Itu adalah beberapa manfaat dari material Semen yang digunakan dalam proses konstruksi.

When cement is used for structure of a house, usually it is a mixture of cement for concrete with sand, gravel and water. The concrete material is used for foundation structures, sloop, beams, and columns. Likewise, concrete is certainly also use cement material as one of the main material.

Cement is also used for filler material between brick or concrete blocks. The thickness of stucco also use cement material mixed with sand. It is some of the benefits of cement used in the construction process.



Selain itu juga bisa digunakan sebagai material finishing yaitu pada saat bangunan selesai sebagai material yang tampak paling luar. Dinding bata yang polos itu bisa diberi finishing berbagai macam misalnya dengan dicat. Cat adalah material utama yang biasanya dipilih selain dari wallpaper, keramik, batu alam dan sebagainya. Material semen kemudian bisa dibuat sebagai bahan finishing. Hasilnya tentunya tak kalah cantik dari finishing menggunakan material material lainnya sepanjang dilakukan dengan benar.

It also can be used as a finishing material, which is the finishing as the most visible from outside. Plain brick wall could be finished in various kinds of finishing, for example with paint. Paint is the main material that is usually selected apart from wallpaper, ceramic, natural stone and other materials. Cement material could then be made as a finishing material. The result is certainly not less beautiful than finishing using other materials as long as it is done correctly.


Semen bisa diaplikasikan untuk finishing yang sebenarnya sudah dikenal sejak dahulu karena rumah-rumah lama di desa kadang-kadang memakai lantai plester dan dinding plester karena keterbatasan biaya. Dinding semen kadang-kadang Dianggap kurang berkelas bila dibandingkan dengan dinding keramik atau material lain yang lebih mahal. Faktanya ternyata semakin banyak orang menyukai untuk menggunakan dinding finishing semen karena warnanya netral dan sesuai untuk desain bangunan dengan gaya modern.

Semen memiliki karakter tekstur yang unik yaitu berupa warna abu-abu yang alami. Banyak merk semen memiliki warna yang berbeda. Misalnya semen Portland Gresik warnanya lebih gelap daripada semen Holcim apabila digunakan sebagai finishing. Saya pribadi yang lebih senang menggunakan semen Holcim karena warnanya yang abu-abu lebih mudah daripada merek lainnya. Warna tersebut bisa berpadu dengan enak dengan elemen lainnya di rumah tinggal misalnya coklat dari kusen dan furniture. Warna abu-abu dikenal sebagai warna netral yang cocok dengan semua warna lainnya. Ini adalah salah satu material yang aman untuk desain interior dalam arti mudah untuk dipadu padankan.

Cement can be applied to finishing, and it has actually been known since long ago because old houses in villages sometimes use plaster flooring or plaster walls because of cost limitations. Cement walls are sometimes considered less sophisticated than the walls of ceramic or other materials that are more expensive. In fact it turns more and more people prefer to use cement for finishing walls because of its neutral color and suitable for most modern style designs.

Cement has a character of unique texture in the form of natural gray color. Many brands of cement has a different color. Eg Portland cement Gresik has darker color than a Holcim cement finishing. I personally prefer to use of Holcim cement because the pale gray color than any other brand. The colors can be combined nicely with other elements inside homes such as wooden color of frames and furniture. The gray color is known as a neutral color that fits with all other colors. This is one material that is safe for interior design in the sense of easy to combine and match.

via Photography is by Muhammad Sagitha. Designed by SUB.

Keuntungan lainnya adalah proses pengerjaan yang lebih singkat karena bisa dikerjakan pada saat konstruksi misalnya pada saat pembuatan dak beton Bila memang nantinya akan diekspor material semen itu maka hanya perlu menggunakan bekisting yang licin seperti fiberglass. Hasilnya pun tampak elok di mata karena rata dan warnanya konsisten. Memang pasti untuk warna semen asli tidak akan sama satu bagian dengan bagian lainnya tetapi dengan teknik Tertentu bisa menghasilkan tekstur yang sangat menarik. Ini bisa diibaratkan seperti batu alam dengan teksturnya yang bermacam-macam.

Aplikasi
Semen dapat diaplikasikan sebagai material finishing untuk lantai, dinding maupun langit-langit dalam bentuk cor dak beton. Aplikasinya tidak bisa berdiri sendiri namun dicampur dengan pasir dan air. Terutama untuk permukaan yang menanggung beban seperti penggunaan pada lantai maka material semen perlu diperhatikan agar kuat dan keras. Normalnya komposisi campuran semen sebagai Acian adalah satu bagian semen dicampur dengan 2 bagian air 1:2.

Uniknya adalah tampilan akhir untuk material semen sebagai finishing bisa diatur sebagai efek halus atau kasar. Lantai polos yang halus memberikan kesan yang dingin dan nyaman di kaki. Tampilan lain juga bisa dibentuk sebagai material yang kasar misalnya untuk lantai carport, selasar atau teras. Proses pengerjaan yang akhir mempengaruhi bagaimana tampilan akhir dari material semen untuk finishing tersebut. Disamping itu banyak orang yang bereksperimen dengan menempelkan daun atau motif lainnya pada semen sehingga saat keras bisa terlihat teksturnya.

Another advantage is that the process is shorter because it can be done at construction time, for example during the manufacture of concrete. If it will be exposed, cement material will then only need to use fine surface of fiberglass formwork. The result will look good visually as flat and consistent color. It is certain for cement texture that the color will not be as one color with other parts but with Specific techniques, can produce very interesting texture. It can be likened to natural stone with varying texture.

Application
Cement can be applied as a finishing material for floors, walls and ceilings in the form of cast concrete. Application can not stand alone, but mixed with sand and water. Especially for surfaces that bearing surface, such use on the cement floor of the material should be noted to be strong and hard. Normally composition as cement mixture is one part cement mixed with 2 parts water 1: 2.

Unique final appearance that cement as a finishing material, can be regulated as a fine or coarse effect. Smooth plain floor gives the impression of a cool and comfortable for the feet. Other effect can also be formed as a coarse material such as for carport flooring, pathway or porch flooring. Process in the end will affect how the final look of the cement finishing material. Also, many people are experimenting with leaves or other motives sticked on the cement surface so that in time can be seen as hard texture.

via Happy Lim Photography. Designed by Ary Indra.

Dinding dari semen biasanya terlihat alami sehingga sesuai untuk konsep rumah modern tropis yang lebih mengedepankan permukaan tekstur yang menarik. Material semen sebagai finishing tersebut karena bisa diolah, juga bisa dibentuk misalnya menjadi bentuk kotak-kotak atau efek susunan, bahkan efek garis-garis juga bisa dibuat. Hal ini pasti juga dipengaruhi oleh pengerjaan, dimana sebaiknya tukang Yang berpengalaman untuk membuat bermacam-macam hiasan dengan semen adalah yang Anda pilih untuk mengerjakan dinding tersebut. Tentunya hasilnya tidak akan asal-asalan. Terutama bila menggunakan finishing semen untuk lantai dinding dan plafon, sebaiknya permukaannya harus rata dengan teknik diukur dan menggunakan peralatan yang tepat untuk membuat permukaannya rata. Tukang yang konvensional biasanya menggunakan Penanganan dan meratakan dengan semacam bilah dari aluminium.

Adapun dak beton untuk mencapai finishing yang akan di expose sebaiknya menggunakan betis tinggi khusus misalnya multipleks yang tebal atau fiberglass untuk menghasilkan tekstur yang rata dan rapi.

Dinding Fasad yang menggunakan finishing semen pasti tak kalah cantik nya dengan yang dicat ataupun ditutup dengan material batu alam tempelan. Yang pasti material Semen ini sangat banyak tersedia di sekitar kita dan menunggu untuk proses kreatif.

Cement walls usually looks natural, so it is suitable for tropical modern house concept, that emphasizes the interesting surface texture. Cement as finishing material can be processed, or formed for example into squares or composition effects, even lines effects can also be made. It is certainly also affected by the workmanship, which should be handled by experienced worker to make an assortment of ornaments with cement that you choose to appear on the wall. Of course, the results will not be so much random. Especially when using a cement finishing for floors, walls and ceiling, it should be measured and using the right equipment to make a flat surface. Conventional builders who typically use Handling and will flatten it with a sort of aluminum slats.

As for the concrete to reach the exposed finishing you should use special surface eg thick multiplex or fiberglass to produce a smooth and neat texture.

Wall facade using cement finishing its certainly not less beautiful compared to painted or natural stone covered walls. What is certain, cement material is very widely available around us and waiting for every possible creative process.


___
by

Arsitek Probo Hindarto
081 252 447 53
© Copyright 2015 astudio Indonesia.
All rights reserved.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...